PROBOLINGGO — Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, warga RT 05 RW 01 Kelurahan Wonoasih menggelar istighosah dan malam renungan dalam suasana penuh khidmat. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 22.00 hingga 00.00 WIB tersebut menjadi momentum untuk memanjatkan doa sekaligus mengenang kembali jasa dan pengorbanan para pahlawan yang telah meletakkan dasar bagi berdirinya bangsa Indonesia.
Turut hadir Anggota DPRD Kota Probolinggo dari Fraksi PDI Perjuangan, Imam Hanafi, yang mengikuti rangkaian kegiatan bersama warga hingga penghujung malam.
Bagi Imam Hanafi, kemerdekaan bukan sekadar sebuah tanggal yang diperingati setiap tahun. Kemerdekaan merupakan hasil dari perjuangan panjang, pengorbanan, air mata, bahkan nyawa para pendahulu bangsa yang harus terus dihargai dan dimaknai oleh generasi penerus.
“Kemerdekaan bukan hanya tentang bagaimana kita mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi bagaimana kita meneruskan nilai-nilai perjuangan itu dalam kehidupan hari ini. Kalau dulu para pahlawan berjuang dengan tenaga dan jiwa mereka untuk merebut kemerdekaan, maka tugas kita sekarang adalah menjaga kemerdekaan itu dengan persatuan, gotong royong dan kepedulian kepada sesama,” ujar Imam Hanafi.
Menurutnya, istighosah dan malam renungan memiliki makna yang lebih dalam karena mengajak masyarakat untuk berhenti sejenak dari rutinitas, menundukkan hati, dan mengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini tidak hadir dengan sendirinya.
“Di malam seperti ini, kita tidak hanya berkumpul untuk berdoa. Kita juga sedang mengingat siapa yang telah berjuang sebelum kita. Ada pengorbanan yang tidak boleh kita lupakan. Karena itu, kemerdekaan harus kita isi dengan sesuatu yang memiliki arti, sekecil apa pun itu bagi lingkungan dan masyarakat,” lanjutnya.
Imam Hanafi juga menekankan bahwa semangat kemerdekaan harus dimulai dari lingkungan paling dekat. Menurutnya, menjaga kerukunan antarwarga, saling membantu, menghormati perbedaan dan menghidupkan gotong royong merupakan bentuk nyata dalam mengisi kemerdekaan.
“Bangsa yang besar bukan hanya bangsa yang mampu mengenang sejarahnya, tetapi bangsa yang mampu mengambil nilai dari sejarah tersebut.
Mari kita jaga Indonesia ini mulai dari lingkungan kita sendiri. Jangan sampai kemerdekaan membuat kita semakin jauh satu sama lain. Justru kemerdekaan harus membuat kita semakin dekat, semakin peduli dan semakin kuat sebagai satu bangsa,” ungkapnya.
Ia berharap tradisi doa bersama dan malam renungan seperti ini terus dirawat sebagai ruang untuk memperkuat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kesadaran kebangsaan di tengah masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung hingga tengah malam tersebut ditutup dengan doa bersama untuk para pahlawan, keselamatan bangsa dan negara, serta harapan agar Indonesia senantiasa diberikan kedamaian, persatuan dan keberkahan.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. 🇮🇩
Kemerdekaan kita rawat, persatuan kita kuatkan, Indonesia kita majukan.